Kawan tidak jarang kita banyak menjumpai sorang kawan atau bahkan diri kita sendiri berkata " Saya sudah Ikhlas kok, tapi kenapa . . bla . . bla . . bla . . ". Tahukah kawan bahwa makna Ikhlas sesungguhnya yang pernah saya baca di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah Ketulusan Hati, dari makna arti di atas dapat kita simpulkan dengan mudah bahwa Ikhlas adalah segala sesuatu yang didasari dari ketulusan hati. Kawan alangkah baiknya sikap tulus yang anda meliki hendaknya tidak didasari dengan tendesi atau pengecualian.
Berikut sedikit tips untuk belajar Ikhlas :
- Bersyukur dengan apa yang kita punya
Bersyukur dengan apa yang telah kita miliki sekarang adalah hal termudah yang dapat kita lakukan. Kita tanamkan dalam hal bersyukur adalah "Tidak semua orang bisa merasakan dengan apa yang anda rasakan sekarang" bahkan disana masih banyak orang yang kedudukannya masih berada jauh dibawah anda kawan. Maka syukurilah yang anda meliki sekarang.
2. Merubah pola pikir
Kadang dalam berbuat baik kita masih berpikir tentang timbal balik kebaikan yang telah kita berikan terlebih kebaikan tersebut didasari dengan kepentingan. Mulailah untuk merubah pola pikir tersebut latih hati anda untuk tanpa pamrih dalam memberi
3. Membesarkan hati
Hiburlah diri kita sendiri kawan, katakan pada diri kita bahwa "Percyalah bahwa Tuhan selalu melihat apa yang kita lakukan, dan Tuhan pasti menyiapkan rencana yang terbaik untuk diri kita".
Sebenarnya masih banyak yang dapat kita lakukan untuk menjaga menjaga dan membersihkan hati kita. Hati yang Ikhlas akan membuat hidup kita tenang dan bahagia. Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah, hadapilah permasalahan tersebut, renungi dan ambilah hikmahnya. Selamat mencoba kawan semoga bermanfaat untuk anda :)

Ikhlas tanpa "Tapi"